Halaman

    Social Items

 ACEH ONEKepala Inspektorat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Salman membantah ada intervensi Bupati Abdya Akmal Ibrahim, dibalik lambatnya audit kasus dugaan korupsi aplikasi Tokopika.



BLANG PIDIE - Salman santai merespons aksi unjuk rasa yang digelar PC IMM Abdya di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Abdya, Senin (14/3) lalu. Menurutnya, demo yang mendesak kasus Tokopika segera dituntaskan adalah sah-sah saja dilakukan.

“Aksi tersebut kan haknya masyarakat, wajarlah, masyarakat kan pengen tau sejauh mana penanganan kasus ini,” kata Salman, saat ditemui Times.id di kantornya, Kamis (17/3).

Mantan Sekretaris DPRK Abdya ini membenarkan bahwa pihaknya pernah diminta untuk menghitung kerugian negara dari kasus tersebut, oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) sebelumnya, yakni Nilawati.

Namun pihaknya terkendala, lantaran penyedia aplikasi toko online senilai Rp 1,3 miliar itu belum kunjung menjumpai inspektorat untuk memberikan data pembanding. Alasannya macam-macam, antara lain karena Covid-19 dan tak punya ongkos untuk ke Abdya.

“Sekarang, kami sudah menjalankan tugas sesuai dengan SOP, bagaimana kami menghitung masalah kerugian negara kalau secara data pembanding dari penyedia tidak kami terima,” tegasnya.

Ia juga membantah kabar adanya intervensi dari Bupati, agar audit kasus Tokopika diulur-ulur waktunya. Salman bilang, bosnya itu justru memerintahkannya untuk melakukan audit.

“Itu tidak ada, buktinya surat dari kejaksaan ditujukan kepada Pak Bupati melalui inspektorat, sudah kami bawa kepada beliau. Setelah dibaca, beliau memerintah untuk melakukan audit,” elaknya.

Terkait tindak lanjut dari kasus Tokopika, Salman mengatakan Inspektorat Abdya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kejaksaan.

Untuk diketahui, Kejari Abdya sudah meningkatkan status kasus dugaan korupsi toko online senilai Rp 1,3 miliar ke tahap penyidikan sejak awal Mei tahun lalu. Namun hampir setahun berjalan, belum ada perkembangan yang signifikan.

Saat aksi unjuk rasa PC IMM Abdya, awal pekan lalu, Kasi Pidsus Kejari Abdya, Riki Guswandri beralasan mandeknya penanganan kasus Tokopika lantaran hasil penghitungan kerugian negara dari pihak Inspektorat belum kunjung diterima pihaknya.

"Kalau besok keluar, ada hasil perhitungan (kerugian negera), tolong pegang ucapan saya, akan saya tetapkan tersangka, saya akan tahan,” kata kasi Pidsus Kejari Abdya, Riki Guswandri di hadapan peserta aksi saat itu. (MH)


dikutip dari times.com

Audit Tokopika Belum Diterima Kejari, Inspektorat Bantah Diintervensi Bupati

inisial news

 ACEH ONEKepala Inspektorat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Salman membantah ada intervensi Bupati Abdya Akmal Ibrahim, dibalik lambatnya audit kasus dugaan korupsi aplikasi Tokopika.



BLANG PIDIE - Salman santai merespons aksi unjuk rasa yang digelar PC IMM Abdya di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Abdya, Senin (14/3) lalu. Menurutnya, demo yang mendesak kasus Tokopika segera dituntaskan adalah sah-sah saja dilakukan.

“Aksi tersebut kan haknya masyarakat, wajarlah, masyarakat kan pengen tau sejauh mana penanganan kasus ini,” kata Salman, saat ditemui Times.id di kantornya, Kamis (17/3).

Mantan Sekretaris DPRK Abdya ini membenarkan bahwa pihaknya pernah diminta untuk menghitung kerugian negara dari kasus tersebut, oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) sebelumnya, yakni Nilawati.

Namun pihaknya terkendala, lantaran penyedia aplikasi toko online senilai Rp 1,3 miliar itu belum kunjung menjumpai inspektorat untuk memberikan data pembanding. Alasannya macam-macam, antara lain karena Covid-19 dan tak punya ongkos untuk ke Abdya.

“Sekarang, kami sudah menjalankan tugas sesuai dengan SOP, bagaimana kami menghitung masalah kerugian negara kalau secara data pembanding dari penyedia tidak kami terima,” tegasnya.

Ia juga membantah kabar adanya intervensi dari Bupati, agar audit kasus Tokopika diulur-ulur waktunya. Salman bilang, bosnya itu justru memerintahkannya untuk melakukan audit.

“Itu tidak ada, buktinya surat dari kejaksaan ditujukan kepada Pak Bupati melalui inspektorat, sudah kami bawa kepada beliau. Setelah dibaca, beliau memerintah untuk melakukan audit,” elaknya.

Terkait tindak lanjut dari kasus Tokopika, Salman mengatakan Inspektorat Abdya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kejaksaan.

Untuk diketahui, Kejari Abdya sudah meningkatkan status kasus dugaan korupsi toko online senilai Rp 1,3 miliar ke tahap penyidikan sejak awal Mei tahun lalu. Namun hampir setahun berjalan, belum ada perkembangan yang signifikan.

Saat aksi unjuk rasa PC IMM Abdya, awal pekan lalu, Kasi Pidsus Kejari Abdya, Riki Guswandri beralasan mandeknya penanganan kasus Tokopika lantaran hasil penghitungan kerugian negara dari pihak Inspektorat belum kunjung diterima pihaknya.

"Kalau besok keluar, ada hasil perhitungan (kerugian negera), tolong pegang ucapan saya, akan saya tetapkan tersangka, saya akan tahan,” kata kasi Pidsus Kejari Abdya, Riki Guswandri di hadapan peserta aksi saat itu. (MH)


dikutip dari times.com

Berita Pilihan

Bitcoin

{getWidget} $results={3} $label={Hosting} $type={list1}

Subscribe Us

Follow Us

  • {icon: "facebook-f", url: "https://www.facebook.com/templateify", count: "1.5k"}
  • {icon: "x-twitter", url: "https://twitter.com/LiveBlogger1", count: "3.1k"}
  • {icon: "youtube", url: "https://www.youtube.com/liveblogger", count: "2.7k"}
  • {icon: "linkedin", url: "#", count: "500"}
  • {icon: "instagram", url: "https://www.instagram.com/livebloggerofficial/", count: "1.8k"}
  • {icon: "vk", url: "#", count: "1.2k"}

Social

Social

Slider

  • {icon: "facebook", url: "https://www.facebook.com/templateify"}
  • {icon: "x-twitter", url: "https://twitter.com/LiveBlogger1"}
  • {icon: "youtube", url: "https://www.youtube.com/liveblogger"}

Asian Games 2018

Blog Archive

Comments

Slide Show

Category 4

Featured Posts

Featured Posts

Masukkan script iklan 300x600px

Category 6 (Carousel)

Recents

{getWidget} $results={3} $label={recent} $type={list1}

Video

Video

Updates

{getWidget} $results={4} $label={recent} $type={list2}

Latest

{getWidget} $results={3} $label={recent} $type={list2}

Featured Listings

ShowBiz

Bisnis

Popular Posts

Tempered in blood, and tempered by lightning are these barbs

Tempered in blood, and tempered by lightning are these barbs

My Gallery

Welcome

About

About

Recent

slider

Recent

Recent

Navigation

Masukkan script iklan 970x90px

Random

Slider

Masukkan script iklan 300x250px

Instagram

Random Post

About

authorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

JSON Variables

Photo on Flickr

AD BANNER

slider

Most Popular

Top News

Popular