Halaman

    Social Items

 



Banda Aceh  - ACEH ONE - Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika Aceh menyebutkan kecepatan angin di Banda Aceh mencapai 40-55 knots yang menimbulkan kerusakan terutama atap rumah warga yang disapu angin. 

Staff ahli BMKG Aceh Andrean Simanjuntak mengatakan, fenomena angin kencang terjadi di Provinsi Aceh, beberapa kerusakan terjadi dan membuat masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan diluar rumah.

Sebelumnya, BMKG memprediksi kejadian hujan lebat disertai dengan kecepatan angin ~25 knots dan potensi ketinggian air dan ombak laut sampai dengan 3 – 4 meter di hampir semua wilayah perairan barat Indonesia.

“Pada akhir minggu ini, observasi cuaca yang dilakukan oleh BMKG provinsi Aceh mencatatkan kecepatan angin sampai 40-55 knots (70-100 km/jam). Kecepatan angin tersebut sanggup membuat beberapa pohon tumbang dan atap berterbangan serta membuat bangunan tinggi berpotensi bisa berosilasi,” katanya, Minggu (29/5).

Selain itu, kecepatan tersebut hampir menyamai kecepatan angin dari Siklon Tropis Seroja yang terjadi di Nusa Tenggara Timur pada tahun 2021 lalu, Siklon Tropis Charlotte di selatan Jawa dan Siklus Tropis Anika di wilayah timur Indonesia pada tahun ini.

Kecepatan tersebut sangat berpotensi mengakibatkan ketinggian ombak 3-4 meter sehingga kegiatan pelayaran sangat berpotensi dibatalkan.

“Hal ini bisa saja terjadi dalam 1 – 2 hari karena masih ada potensi pertumbuhan awan cumulonimbus di barat Samudera Hindia,” katanya.

Andrean Simanjuntak, mengatakan fenomena angin kencang sebelumnya yaitu angin Geurutee yang terjadi pada periode bulan Juli-Agustus tahun lalu.

Angin Geurutee ditemukan oleh kolaborasi penelitian USK dan Forecaster BMKG dan berpotensi bisa terjadi kembali. Fenomena Angin Geurutee terjadi pada pesisir barat Aceh Besar dan Aceh Jaya, mirip dengan angin Bahorok di Sumatera Utara, Barudu dan Brubu di Sulawesi, Kumbang Dan Gending di Jawa dan Wabraw di Biak.


SUMBER KANAL ACEH

KECEPATAN ANGIN BANDA ACEH MENCAPAI 55 KNOTS ,MENYEBABKAN BEBERAPA KERUSAKAN

inisial news

 



Banda Aceh  - ACEH ONE - Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika Aceh menyebutkan kecepatan angin di Banda Aceh mencapai 40-55 knots yang menimbulkan kerusakan terutama atap rumah warga yang disapu angin. 

Staff ahli BMKG Aceh Andrean Simanjuntak mengatakan, fenomena angin kencang terjadi di Provinsi Aceh, beberapa kerusakan terjadi dan membuat masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan diluar rumah.

Sebelumnya, BMKG memprediksi kejadian hujan lebat disertai dengan kecepatan angin ~25 knots dan potensi ketinggian air dan ombak laut sampai dengan 3 – 4 meter di hampir semua wilayah perairan barat Indonesia.

“Pada akhir minggu ini, observasi cuaca yang dilakukan oleh BMKG provinsi Aceh mencatatkan kecepatan angin sampai 40-55 knots (70-100 km/jam). Kecepatan angin tersebut sanggup membuat beberapa pohon tumbang dan atap berterbangan serta membuat bangunan tinggi berpotensi bisa berosilasi,” katanya, Minggu (29/5).

Selain itu, kecepatan tersebut hampir menyamai kecepatan angin dari Siklon Tropis Seroja yang terjadi di Nusa Tenggara Timur pada tahun 2021 lalu, Siklon Tropis Charlotte di selatan Jawa dan Siklus Tropis Anika di wilayah timur Indonesia pada tahun ini.

Kecepatan tersebut sangat berpotensi mengakibatkan ketinggian ombak 3-4 meter sehingga kegiatan pelayaran sangat berpotensi dibatalkan.

“Hal ini bisa saja terjadi dalam 1 – 2 hari karena masih ada potensi pertumbuhan awan cumulonimbus di barat Samudera Hindia,” katanya.

Andrean Simanjuntak, mengatakan fenomena angin kencang sebelumnya yaitu angin Geurutee yang terjadi pada periode bulan Juli-Agustus tahun lalu.

Angin Geurutee ditemukan oleh kolaborasi penelitian USK dan Forecaster BMKG dan berpotensi bisa terjadi kembali. Fenomena Angin Geurutee terjadi pada pesisir barat Aceh Besar dan Aceh Jaya, mirip dengan angin Bahorok di Sumatera Utara, Barudu dan Brubu di Sulawesi, Kumbang Dan Gending di Jawa dan Wabraw di Biak.


SUMBER KANAL ACEH

Berita Pilihan

Bitcoin

{getWidget} $results={3} $label={Hosting} $type={list1}

Subscribe Us

Follow Us

  • {icon: "facebook-f", url: "https://www.facebook.com/templateify", count: "1.5k"}
  • {icon: "x-twitter", url: "https://twitter.com/LiveBlogger1", count: "3.1k"}
  • {icon: "youtube", url: "https://www.youtube.com/liveblogger", count: "2.7k"}
  • {icon: "linkedin", url: "#", count: "500"}
  • {icon: "instagram", url: "https://www.instagram.com/livebloggerofficial/", count: "1.8k"}
  • {icon: "vk", url: "#", count: "1.2k"}

Social

Social

Slider

  • {icon: "facebook", url: "https://www.facebook.com/templateify"}
  • {icon: "x-twitter", url: "https://twitter.com/LiveBlogger1"}
  • {icon: "youtube", url: "https://www.youtube.com/liveblogger"}

Asian Games 2018

Blog Archive

Comments

Slide Show

Category 4

Featured Posts

Featured Posts

Masukkan script iklan 300x600px

Category 6 (Carousel)

Recents

{getWidget} $results={3} $label={recent} $type={list1}

Video

Video

Updates

{getWidget} $results={4} $label={recent} $type={list2}

Latest

{getWidget} $results={3} $label={recent} $type={list2}

Featured Listings

ShowBiz

Bisnis

Popular Posts

Tempered in blood, and tempered by lightning are these barbs

Tempered in blood, and tempered by lightning are these barbs

My Gallery

Welcome

About

About

Recent

slider

Recent

Recent

Navigation

Masukkan script iklan 970x90px

Random

Slider

Masukkan script iklan 300x250px

Instagram

Random Post

About

authorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

JSON Variables

Photo on Flickr

AD BANNER

slider

Most Popular

Top News

Popular