Halaman

    Social Items

SIGUPAI NET, ACEH -- Polda Metro Jaya mengungkap peredaran ganja seberat 1,3 ton dari jaringan Aceh-Medan-Jakarta. Pengungkapan ini berawal dari penangkapan dua orang pelaku berinisial RH dan AF di Tangerang Selatan pada Jumat (10/9).







 "Dihadapan kita tersaji barang bukti hasil pengungkapan narkotika jenis ganja sebanyak 1,370 ton dari jaringan Jakarta, Medan, dan Aceh," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/10).

 
Menurut dia, dalam kasus ini ada 12 tersangka yang ditangkap dan enam orang masih dalam pengejaran atau masuk daftar pencarian orang (DPO). Karena itu, ia memerintahkan jajarannya terus melakukan pengejaran dan menangkap para DPO tersebut.
 
"Poin penting yang perlu saya sampaikan kepada rekan-rekan semua bahwa konsumen narkotika jenis ganja masih cukup menjanjikan di Jakarta," tegas Fadil.
 
Di kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, petugas menangkap tiga pelaku lain berinisial AN, IT, dan MA dengan barang bukti ganja seberat 112,944 kg di Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Kemudian, pihaknya langsung melakukan pengembangan untuk mengatahui asal barang haram tersebut. 
 
"Kemudian tim berangkat menuju Aceh, di sana kita amankan ada empat orang, yaitu AK, B, IU, dan MHI. Di situ kita temukan hampir 600 kg ganja di daerah Kutacane," jelad Yusri.
 
Selanjutnya, kata Yusri, petugas di lapangan melakukan penangkapan terhadap tersangka RJ, EE, dan HS di Jalan Lintas Barat Sumatera (Subulussalam-Sidikalang). Dari penangkapan itu turut diamankan barang bukti seberat 599,592 kg ganja. Seluruh tersangka yang ditangkap seluruhnya berasal dari sindikat yang sama.
 
"Kalau kita hitung sekitar 1,4 juta generasi muda yang kita amankan. Ini pengungkapan cukup besar, bombastis dari teman-teman dir reserse narkoba PMJ," tutup Yusri.

Polda Metro Jaya mengungkap peredaran ganja seberat 1,3 ton dari jaringan Aceh-Medan-Jakarta

inisial news

SIGUPAI NET, ACEH -- Polda Metro Jaya mengungkap peredaran ganja seberat 1,3 ton dari jaringan Aceh-Medan-Jakarta. Pengungkapan ini berawal dari penangkapan dua orang pelaku berinisial RH dan AF di Tangerang Selatan pada Jumat (10/9).







 "Dihadapan kita tersaji barang bukti hasil pengungkapan narkotika jenis ganja sebanyak 1,370 ton dari jaringan Jakarta, Medan, dan Aceh," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/10).

 
Menurut dia, dalam kasus ini ada 12 tersangka yang ditangkap dan enam orang masih dalam pengejaran atau masuk daftar pencarian orang (DPO). Karena itu, ia memerintahkan jajarannya terus melakukan pengejaran dan menangkap para DPO tersebut.
 
"Poin penting yang perlu saya sampaikan kepada rekan-rekan semua bahwa konsumen narkotika jenis ganja masih cukup menjanjikan di Jakarta," tegas Fadil.
 
Di kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, petugas menangkap tiga pelaku lain berinisial AN, IT, dan MA dengan barang bukti ganja seberat 112,944 kg di Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Kemudian, pihaknya langsung melakukan pengembangan untuk mengatahui asal barang haram tersebut. 
 
"Kemudian tim berangkat menuju Aceh, di sana kita amankan ada empat orang, yaitu AK, B, IU, dan MHI. Di situ kita temukan hampir 600 kg ganja di daerah Kutacane," jelad Yusri.
 
Selanjutnya, kata Yusri, petugas di lapangan melakukan penangkapan terhadap tersangka RJ, EE, dan HS di Jalan Lintas Barat Sumatera (Subulussalam-Sidikalang). Dari penangkapan itu turut diamankan barang bukti seberat 599,592 kg ganja. Seluruh tersangka yang ditangkap seluruhnya berasal dari sindikat yang sama.
 
"Kalau kita hitung sekitar 1,4 juta generasi muda yang kita amankan. Ini pengungkapan cukup besar, bombastis dari teman-teman dir reserse narkoba PMJ," tutup Yusri.

Berita Pilihan

Bitcoin

{getWidget} $results={3} $label={Hosting} $type={list1}

Subscribe Us

Follow Us

  • {icon: "facebook-f", url: "https://www.facebook.com/templateify", count: "1.5k"}
  • {icon: "x-twitter", url: "https://twitter.com/LiveBlogger1", count: "3.1k"}
  • {icon: "youtube", url: "https://www.youtube.com/liveblogger", count: "2.7k"}
  • {icon: "linkedin", url: "#", count: "500"}
  • {icon: "instagram", url: "https://www.instagram.com/livebloggerofficial/", count: "1.8k"}
  • {icon: "vk", url: "#", count: "1.2k"}

Social

Social

Slider

  • {icon: "facebook", url: "https://www.facebook.com/templateify"}
  • {icon: "x-twitter", url: "https://twitter.com/LiveBlogger1"}
  • {icon: "youtube", url: "https://www.youtube.com/liveblogger"}

Asian Games 2018

Blog Archive

Comments

Slide Show

Category 4

Featured Posts

Featured Posts

Masukkan script iklan 300x600px

Category 6 (Carousel)

Recents

{getWidget} $results={3} $label={recent} $type={list1}

Video

Video

Updates

{getWidget} $results={4} $label={recent} $type={list2}

Latest

{getWidget} $results={3} $label={recent} $type={list2}

Featured Listings

ShowBiz

Bisnis

Popular Posts

Tempered in blood, and tempered by lightning are these barbs

Tempered in blood, and tempered by lightning are these barbs

My Gallery

Welcome

About

About

Recent

slider

Recent

Recent

Navigation

Masukkan script iklan 970x90px

Random

Slider

Masukkan script iklan 300x250px

Instagram

Random Post

About

authorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

JSON Variables

Photo on Flickr

AD BANNER

slider

Most Popular

Top News

Popular