9 Dapur MBG di Aceh Singkil Berhenti Sementara, Ribuan Siswa Terdampak
Sejumlah Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Aceh Singkil Hentikan Operasional
ACEH SINGKIL – Sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, terpaksa menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu. Penghentian tersebut dilakukan oleh pihak mitra akibat kendala administrasi dan belum cairnya dana operasional.
Kepala Sekretariat Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis Kabupaten Aceh Singkil, Rully Suhaidi, membenarkan adanya penghentian sementara operasional beberapa dapur SPPG di wilayah tersebut.
Akibat kondisi ini, sejumlah siswa yang selama ini menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis tidak lagi menerima makanan bergizi sebagaimana biasanya.
"Kami berharap permasalahan ini dapat segera diselesaikan sehingga anak-anak yang selama ini menerima manfaat dari Program MBG dapat kembali memperoleh layanan tersebut tanpa mengalami kerugian," ujar Rully Suhaidi, Selasa (9/6/2026) .
Dari 17 Dapur SPPG, Hanya 8 yang Masih Beroperasi
Rully menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat 17 dapur SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Aceh Singkil. Namun, akibat terhambatnya proses administrasi dan belum cairnya dana operasional, saat ini hanya 8 dapur yang masih menjalankan kegiatan seperti biasa.
"Dari 17 dapur SPPG yang sebelumnya beroperasi, saat ini sebanyak 9 dapur memilih menghentikan operasional sementara," katanya.
Daftar Dapur SPPG yang Berhenti Sementara
Berikut sejumlah dapur SPPG di Aceh Singkil yang dilaporkan menghentikan operasional sementara:
Dapur SPPG Siompin, Kecamatan Suro
Dapur SPPG Pandan Sari I, Kecamatan Simpang Kanan
Dapur SPPG Desa Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat
Dapur SPPG Pulau Sarok, Kecamatan Singkil
Dapur SPPG Simpang Jengkol I
Dapur SPPG Simpang Jengkol II
Dapur SPPG Desa Blok VI Baru
Dapur SPPG Meriam Sipoli
Dapur SPPG Lae Butar, Rimo, Kecamatan Gunung Meriah
Dapur SPPG Desa Pulau Balai, Kecamatan Pulau Banyak
Penghentian sementara operasional dapur-dapur tersebut berdampak langsung terhadap distribusi makanan bergizi bagi para siswa penerima manfaat Program MBG di wilayah Aceh Singkil.
Menunggu Pencairan Dana Operasional dari Pusat
Terkait batas waktu penghentian operasional dapur SPPG, Rully mengaku belum dapat memberikan kepastian. Menurutnya, proses pencairan dana dari pemerintah pusat kepada pihak yayasan mitra masih menjadi kendala utama.
Meski demikian, pihak Satgas MBG Aceh Singkil berharap persoalan administrasi dan pencairan anggaran dapat segera diselesaikan agar seluruh dapur SPPG dapat kembali beroperasi normal dan pelayanan makan bergizi gratis kepada siswa dapat berjalan tanpa hambatan.
